Notification

×

IKLAN

IKLAN

Tag Terpopuler

Dubes Swiss dan Liechtenstein Jadi Tokoh Spesial di Ajang Penganugerahan SMSI Award 2022 Kabupaten Bekasi

Senin, 15 Agustus 2022 | Agustus 15, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-08-16T05:02:44Z

Dubes Swiss dan Liechtenstein Jadi Tokoh Spesial di Ajang Penganugerahan SMSI Award 2022 Kabupaten Bekasi
BEKASI - Medialintaspublik.com
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman Dharmansyah Hadad menjadi tokoh spesial dalam penganugerahan SMSI Award 2022 Kabupaten Bekasi, Selasa, 16 Agustus 2022 malam ini.

Pada sebuah video testimoni, pria kelahiran Kabupaten Bekasi, 3 April 1960 itu mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota SMSI Kabupaten Bekasi atas apresiasi yang diterimanya. 

Muliaman Darmansyah Haddad bahkan mengundang SMSI untuk menjadi tamu khusus Dubes RI di Swiss.

Nama Muliaman Dharmansyah Hadad, mungkin tak setenar Dani Ramdan, ASN Jawa Barat yang menjadi Penjabat Bupati Bekasi saat ini. Namun, belakangan ini namanya sering muncul di media, menyusul musibah hilangnya anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz, setelah terseret arus Sungai Aaree, Swiss.

"Yang Mulia Muliaman Darmansyah Hadad merupakan putera asli kelahiran Tambun Kabupaten Bekasi, beliau punya kedekatan emosional dengan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo," ucap Ketua SMSI Kabupaten Bekasi, Doni Ardon, Selasa, 16 Agustus 2022 pagi.

Menurutnya, sebelum menjadi duta besar , Muliaman D Hadad punya sederet jabatan, antara lain pernah menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia (2006-2012) dan Ketua Dewan Komisioner OJK (2012-2017).

Hadad juga menjabat sebagai ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Indonesia (sejak 2011), Asosiasi Ekonomi Indonesia (sejak 2015), dan mengajar di beberapa universitas di Jakarta, Indonesia.

"Yang Mulia Muliaman Darmansyah Hadad mendapat gelar Sarjana Ekonominya dari Universitas Indonesia (UI) dan Magister Administrasi Publik dari John F. Kennedy School of Government, Universitas Harvard, AS," ucap jurnalis penerima penghargaan Kapolri Jenderal Timor Pradopo dan reward Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) yang ditandatangani Komjen Pol Jepang Harry Hiroto Yamazaki. Lalu meraih gelar Doktor di bidang Bisnis dan Ekonomi dari Monash University, Melbourne, Australia diraih Hadad pada tahun 1996.

Sebagai pakar ekonomi, Muliaman Darmansyah Hadad dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro pada 13 Januari 2018.

Kemudian diangkat sebagai Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Diponegoro (Undip) pada tahun 2016 – 2021. 

Diketahui, karir Muliaman Darmansyah Hadad diawal dengan menjabat salah satu Deputi Gubernur Bank Indonesia (Bank Sentral Indonesia) sejak Desember 2006.

Selama 25 tahun berkarier di bank sentral Republik Indonesia, Muliaman Darmansyah Hadad turut mengajar di beberapa universitas di Jakarta, Indonesia. 

Karirnya di Bank Indonesia berlangsung selama 25 tahun, masa itu juga dihabiskan Dr. Hadad untuk mengajar di beberapa universitas di Jakarta, Indonesia.

Diapun menulis banyak buku dan jurnal. Beberapa diantaranya diterbitkan di luar negeri.

Dalam SMSI Award 2022 Kabupaten Bekasi, Muliaman Darmansyah Hadad dianugerahi sebagai Putera Terbaik dalam Diplimasi Global. 

Berikut profil singkat Muliaman Darmansyah Hadad.

*Nama Lengkap :* Dr. Muliaman Darmansyah Hadad SE, MPA
*Tempat Lahir :* Bekasi
*Tanggal Lahir :* Senin, 3 April 1960

*Karier/pekerjaan :*
- Deputy Gubernur Bank Indoneisa (2006-2012)
- Ketua Dewan Komisioner OJK (2012-2017)
- Guru Besar FEB Universitas Diponegoro (2018 – saat ini)
- Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Diponegoro-MWA UNDIP (2016 – saat ini)
- Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Konfederasi Swiss dan Keharyapatihan Liechtenstein (2018 – saat ini)​

*Pendidikan :*
- Sarjana Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1979-1984)
- Master of Public Administration, John F Kennedy School of Government, Harvard University, USA (-1991)
- Doctor of Philosophy, Faculty of Bussines and Economics, Monash University, Australia (-1996)
(Red)
×
Berita Terbaru Update