Notification

×

IKLAN

IKLAN

Tag Terpopuler

Sekda Kota Bekasi Hadiri Grand Launching Jabar Super Apps

Senin, 19 Desember 2022 | Desember 19, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-19T14:54:12Z


Sekda Kota Bekasi Reny Hendrawati dan Gubernur Jawa Barat Ridwan 

KOTABEKASI, medialintaspublik.com - Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati menghadiri acara Grand Launching Jabar Super Apps yang diselenggarakan Bapenda Provinsi Jawa Barat bertempat di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. (Minggu, 18/12/2022)

Turut hadir dalam giat tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Kepala Bapenda Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik serta seluruh Kepala Daerah Kab/Kota, jajaran Sekretaris Daerah atau perwakilan dari Pemerintah Kab/Kota Provinsi se-Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil resmi meluncurkan Jabar Apps yang sekaligus bersamaan dengan kegiatan penyerahan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Kabupaten/ Kota se- Jawa Barat, pemberian apresiasi Pajak Kendaraan Bermotor atau Anugerah Philotra, olahraga bersama 5.000 warga Jawa Barat, penyerahan Bunga BJB, dan penyerahan penghargaan wajib pungut BPPKB sebagai kontribusi tertinggi.

Jabar Super Apps Sapawarga adalah aplikasi layanan publik yang terintegrasi untuk memudahkan warga mengakses ragam layanan publik di Jawa Barat secara digital dengan lebih cepat. Hal ini merupakan kolaborasi dari Diskominfo Provinsi Jabar dengan Bapenda Jabar, Disnakertrans Jabar, dan Dinkes Jabar.

Super Apps Sapawarga menghadirkan berbagai layanan transaksional, informatif, dan interaktif secara lebih sederhana dalam satu aplikasi. Sapawarga juga terintegrasi dengan Pikobar yang selama ini memberikan layanan untuk penanganan COVID-19.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menerangkan, saat ini hampir tidak ada penduduk yang tidak punya handphone (HP), dan HP hari ini tidak hanya urusan komunikasi. Menurutnya sekarang HP digunakan untuk medsos, baca berita, belajar, meeting, pinjam uang, beli barang, jual barang, mengecek segala rupa informasi dan lain sebagainya.
 
"Menteri Keuangan pernah mengkritik, kalau negeri ini terlalu banyak aplikasi. Jadi, Jabar Super Apps itu seperti Omnibus Law, mengkonsolidasi aplikasi yang dibuat daerah, yang beda-beda caranya, dikumpulkan jadi satu aja pokoknya. Asalkan disiplin, Insya Allah kita bisa menyatukan, jadi Jabar Super Apps itu, Omnibus Law di bidang aplikasi" ujar Ridwan

"selain itu aplikasi Jabar Super Apps diinisasi untuk mengefesiensikan pelayanan publik dengan memangkas langkah-langkah agar lebih efektif. Misalnya dalam layanan pembayaran perpajakan pada satu aplikasi, dimana kita bayar hanya empat langkah, Jawa Timur tujuh langkah, di DKI Jakarta lima langkah. Jabar hanya empat step sudah beres" tandasnya

“Mudah-mudahan dengan Jabar Super App, semua urusan dilayani dalam satu aplikasi. Jawa Barat fokus membangun wilayahnya menjadi yang terbaik, sisanya diselesaikan secara digital karena kita masyarakatnya digital" tutupnya. (Panda)
×
Berita Terbaru Update