Notification

×

IKLAN

IKLAN

Tag Terpopuler

Study Tour SMPN 1 Tambun Selatan Ke Jogja Menjadi Sorotan Masyarakat

Senin, 27 Maret 2023 | Maret 27, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-03-28T13:08:19Z
Foto : Kegiatan Study Tour 

Bekasi, Medialintaspublik.com -
Kegiatan Study Tour yang di laksanakan SMPN 1 Tambun Selatan, belum lama ini di duga bernuansa bisnis terselubung, dan tidak mengindahkan situasi orangtua murid. Walaupun ada jawaban dari yang mengaku Humas di SMPN 1 Tambun Selatan.

Karena dalam Surat Edaran Kadisdik No 800/2479/ Disdik/2019. Jelas dilarang jual seragam & pungutan di sekolah (SD & SMP) Negeri Kabupaten Bekasi. Yang di tandatangani oleh Kadisdik pada saat itu Bapak Carwinda. Dan saat ini sebagai Kadisdik yang baru Bapak Imam Faturochman. ST. MSi. Juga mengatakan masih tetap mengacu pada Surat Edaran yang lama.

Namun yang terjadi saat ini di SMPN 1 Tambun Selatan, tidak lagi mengindahkan Surat Edaran itu. Hal ini jelas terbukti adanya kegiatan Study Tour (outing clas) ke Jogjakarta, dengan biaya Rp 1.500.000,- Per siswa. Dan menurut narasumber yang tidak di tulis namanya mengatakan, adapun kegiatan Study Tour itu bukan atas sepengetahuan Kepala Sekolah, melainkan oleh seorang oknum Humas yang menurut narasumber, bahwa oknum Humas ini adalah sebagai Ketua Kehumasan se-SMPN dan se-Kabupaten Bekasi, jadi kalah wewenang seorang Kepala Sekolah.

Masih menurut narasumber, selain SMPN 1 Tambun Selatan ada juga SMPN lain di Tambun Selatan yang mengikuti Study Tour dengan Bus Parwisata yang sama, sebut salah satu orangtua. Kalaupun di katakan oleh oknum Humas bahwa itu sesuai SOP kepada Ketua RJN, dan hasil rapat orang tua siswa tetap melanggar Surat Edaran Kadisdik.

Karena bukan orang tua murid (komite) yang menjadi penanggung jawab dalam setiap kegiatan di SMPN 1 Tambun Selatan, sebagai penanggung jawab penuh adalah Kepala Sekolah, sesuai undang-undang keguruan dan dosen. PP NO 19 TAHUN 2017 atas perubahan PP NO 74 TAHUN 2008 Tentang guru. Jadi jelas disana dikatakan bahwa Kepala sekolah yang berwenang karena tidak lagi mengajar, melainkan melakukan monitoring evaluasi dan manajerial dalam setiap kegiatan yang dalam sekolah.

Maka sudah waktunya Kepala Dinas Pendidikan yang baru, Bapak Imam Faturochman ST MSi. Mengavaluasi kinerja Kepala Bidang SMP, karena selama ini dari hasil pantauan koran ini, di SMPN 1 Tambun Selatan, banyak mendapat sorotan dari kalangan masyarakat, maupun dari stakeholder sebagai sosial kontrol. Apalagi saat ini ekonomi orang tua masih banyak yang belum stabil, karena situasi Covid 19 mulai dari tahun 2020 hingga 2021 baru mulai reda.

Dan semua masyarakat Kabupaten Bekasi, mengharapkan ada perubahan di Dinas Pendidikan setelah Kepala Dinas yang baru menjabat, demi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi, yang dapat bersaing serta bisa menjadi membawa nama Kabupaten Bekasi dalam setiap perkembangan, sehingga tercipta bibit-bibit unggul dan dapat kompetisi.
(Pnd/MM)
×
Berita Terbaru Update